Gubernur Kepri terus gesa pembebasan VoA dongkrak kunjungan wisman

Estimated read time 2 min read

Bintan – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad terus menggesa pemerintah pusat agar keluarkan  pembebasan visa kedatangan atau Visa on Arrival (VoA) guna mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke daerah tersebut.

"Usai pandemi, jika ingin Kepri kembali menjadi primadona pariwisata dalam tempat Indonesia, maka kebijakan VoA mesti segera diputuskan," kata Gubernur Ansar usai membuka ajang Sport Bintan Triathlon di dalam dalam Lagoi Bay, Kabupaten Bintan, Sabtu (21/10).

Ansar mengaku terus memacu ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait supaya kebijakan VoA itu ditiadakan. Namun jika tidaklah memungkinkan untuk dinihilkan, short visa visit atau visa kunjungan pendek dengan biaya lebih besar lanjut rendah dapat belaka menjadi opsi untuk menambah ketertarikan wisatawan asing mengunjungi Kepri.

"Apalagi untuk ajang singkat seperti Bintan triathlon ini, penting sekali short visit untuk turis, sebab kita tidaklah ada bisa saja semata menggeneralisir turis yang digunakan mana datang saat ini rata-rata tinggal 3,5 sampai 4 hari," ucap Gubernur Ansar.

Sementara, Duta Besar (Dubes) RI untuk Singapura, Suryopratomo, menyatakan bahwa Bintan sebagai daerah pertama yang mana yang dibuka aksesnya untuk pariwisata setelah pandemi COVID-19 bukan boleh dilupakan.

Setelah dibuka,  Bintan mulai menggelar program pariwisata bertaraf internasional, seperti Bintan Triathlon untuk menarik kedatangan wisatawan asing.

"Mudah-mudahan upaya kita bersama terus melobi kepada Dirjen Imigrasi juga pemerintah pusat dapat didengar lalu kebijakan VoA segera diberlakukan," ucapnya.

GM PT. BRC Abdul Wahab selaku penyelenggara Bintan Triathlon 2023 melaporkan total peserta ajang itu berkurang jika dibandingkan penyelenggaraan sebelum COVID-19, yaitu dari 2.000 peserta sekarang ini menjadi 500 peserta.

Salah satu penyebab terbesarnya, kata dia, adalah persoalan tarif VoA yang tersebut mana masih memberatkan turis asing datang ke Bintan.

"Kami juga berharap ada visa kunjungan pendek, sehingga tarif VoA yang tersebut dimaksud tadinya 50 dollar menjadi misalnya 10 dollar. ini akan tambahan memungkinkan ramai peserta luar negeri yang dimaksud datang berpartisipasi dalam ajang pariwisata di dalam dalam Bintan," katanya pula.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours